Dobo-Sinar Kasih. Pembukaan Sidang Klasis ke-58 GPM Pulau-Pulau Aru berlangsung dalam semarak sukacita di Gereja Sinar Kasih, pada Minggu (27/4/2025). Sekitar 160 peserta yang meliputi utusan dari MPH Sinode GPM, MPK GPM Pulau-Pulau Aru, unsur 30 jemaat se-Klasis PP. Aru, unsur staf dan undangan hadir dalam acara ini. Selain itu, beberapa tamu serta undangan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, DPRD, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan, Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan Tokoh Adat juga turut hadir pada pembukaan Sidang Klasis Tahun 2025. Sidang Klasis ke-58 GPM Pulau-Pulau Aru tahun ini di bawah naungan tema “BERITAKANLAH TAHUN RAHMAT TUHAN TELAH DATANG DAN KERJAKANLAH KESELAMATANMU” dan sub tema “TEGUHLAH SEBAGAI GEREJA YANG PROFETIK UNTUK TERUS BERBUAH BAGI KEHIDUPAN BERSAMA”, dan akan berlangsung selama 2 hari, sejak 27 sampai dengan 28 April 2025.

Secara umum Sidang Klasis adalah Forum tertinggi di tingkat klasis yang bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program pelayanan dan realisasi APBK tahun pelayanan 2024, menetapkan program pelayanan dan APBK tahun pelayanan 2025, membahas dan menyelesaikan persoalan keumatan dan jemaat dalam wilayah pelayanan, memilih dan menetapkan anggota MPK periode 2025-2030, memilih dan menetapkan peserta tetap sidang MPL dan peserta sidang sinode.

Dalam sambutan Bupati Kepulauan Aru, yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Aru Jacob Ubyaan, S.Sos.,M.M menyampaikan “apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Majelis Pekerja Klasis GPM Pulau-Pulau Aru atas dedikasi dan kerja keras dalam menyelenggarakan persidangan ini. Dukungan tersebut terwujud dalam kesepakatan kita untuk memperkuat kemitraan, menjaga keseimbangan antara pembangunan manusia, pembangunan iman dan akhlak dengan menggandeng FKUB, Klasis dan Jemaat guna memperkuat sinergitas dalam mewujudkan kerukunan hidup umat beragama di Maluku dan Jargaria tercinta”.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, mengucapkan terima kasih kepada MPH Sinode GPM atas perhatian, doa dan pendampingan bagi proses pembangunan di Kabupaten Kepulauan Aru, ungkapnya.
Diakhir sambutannya, Ubyaan menekankan bahwa yang digumuli pemerintah saat ini sejalan dengan aksentuasi sub tema GPM “GEREJA YANG PROFETIK UNTUK TERUS BERBUAH BAGI KEHIDUPAN BERSAMA”.
Dalam gumulan bersama yang penuh rintangan tidak mengecilkan hati sebab “Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita” (Efesus 3:20) adalah pengharapan iman dan kekuatan bagi pelayanan ini.
Mencermati pemandangan Umum Klasis yang disampaikan pada pembahasan laporan pertanggungjawaban pelayanan dan keuangan Klasis Pulau Pulau Aru tahun 2024, Pidato Ketua Klasis, Sambutan Pimpinan Daerah, Arahan MPH Sinode GPM, Pemberitaan Firman dalam ibadah pembukaan, maka dalam tugasnya persidangan ini merumuskan serangkaian rekomendasi untuk dilakukan oleh MPK Pulau Pulau Aru dalam tahun pelayanan 2025 serta dinamika persidangan ke 58 Tahun 2025 ini, menyampaikan pesan kepada seluruh pelayan dan umat se-Klasis Pulau-Pulau Aru sebagai berikut:
1. Di Tengah tantangan dunia yang semakin kompleks karena perkembangan IPTEK maka relasi dalam kehidupan keluarga hendaknya diperkuat melalui Binakel sebagai media membina dan mewariskan nilai-nilai Kristiani (Ulangan 6:6-9).
2. Menyikapi realita krisis Kesehatan Masyarakat di wilayah pelayanan Klasis Pulau Pulau Aru dengan adanya peningkatan penyebaran penyakit HIV dan AIDS (ODHA) hendaknya kita menjaga kekudusan hidup dengan menjauhi gaya hidup yang dapat memungkinkan terjadinya penularan HIV dan AIDS. Sebagai gereja kita mesti menjadi ruang bersama yang memberi semangat bagi mereka yang berjuang untuk tetap hidup sekalipun harus menggumuli keadaannya sebagai ODHA tetapi dengan tegas menghindari gaya hidup yang dapat mengancam kesehatan diri sendiri maupun keluarga kita.
3. Pulau-Pulau Aru dikenal sebagai laboratorium kerukunan umat beragama kita perlu menampilkan wajah gereja sebagai pelayan dan umat yang terbuka pada perbedaan. Spirit Sita eka tu, sita kaka walike (katong semua bersaudara) perlu kita hidupi di dalam relasi bergereja dan bermasyarakat agar perbedaan agama etnis, sub etnis maupun perbedaan pandangan politik tidak menjadi bibit yang menumbuhkan perpecahan. Sebagai orang percaya hendaklah kita memaknai hidup sebagai sebuah Persekutuan yang penuh kasih dan menghindari perpecahan yang mendatangkan kesia-sian.
4. Perkembangan perekonomian global yang terus memprihatinkan mengajak kita untuk cerdas menyikapi perubahan perubahan yang berdampak pada kesejahteraan hidup. Karena itu sebagai gereja baiklah kita meningkatkan ketahanan pangan daerah di jemaat-jemaat kita masing-masing dengan menggerakan bersama aktifitas menanam dan melaut.
5. Mengantisipasi dampak dari perubahan Iklim dan pengelolaan hasil-hasil Alam yang tidak tertanggung jawab maka kami mengajak seluruh umat dan pelayan untuk turut serta merawat laut, hutan dan tanah pemberian Allah. Marilah memberi ruang bagi Alam ini untuk juga dapat ‘bernafas’ dengan tidak membuang sampah di laut, tidak menebang pohon, dan tidak dengan mudah melepaskan hak-hak ulayat. Ingatlah bahwa laut dan darat adalah media sacramentum dei (tanda kehadiran Allah) untuk menyatakan keselamatan bagi manusia.
6. Menyikapi maraknya penyalahgunaan media sosial maka kepada pelayan dan umat diharapkan untuk bijak dan bertanggung jawab dalam menjaga etika berkomunikasi dan selektif dalam mengelola informasi. Gunakanlah media sosial sebagai media pemberitaan injil yang saling membangun iman.
7. Pendidikan merupakan aspek penting untuk meningkatkan derajat anak bangsa, karena itu penting untuk menggumuli bersama realita sekolah-sekolah YPPK Dr. J.B. Sitanala. Menyikapi berbagai kebijakan pemerintahan yang berdampak pada kelangsungan sekolah-sekolah YPPK, maka kami mengajak umat dan pelayan untuk tetap memelihara rasa memiliki dengan tidak memindahkan anak-anak kita dari sekolah-sekolah YPPK, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak tertanggungawab, sembari menanti bersama hasil dari upaya penaatan kembali yang sementara dikerjakan oleh pengurus YPPK bersama Pemerintah Daerah. Kita perlu menopang proses ini dengan doa agar seluruh kebijakan berdampak baik bagi keberlangsungan sekolah-sekolah YPPK.
8. Tahun 2025 kita ada dalam tahun dimana para pelayan telah menyelesaikan masa tugasnnya dan kita menyambut pelayan-pelayan yang akan melanjutkan proses menanam dan menyiram di tingkat sinode, klasis maupun jemaat periode 2025-2030. Karena itu dengan penuh ketulusan hati kami menyampaikan terima kasih atas setiap hal yang telah ditabur dalam pekerjaan pelayanan bersama. Ingatlah “saudara-saudaraku yang kekasih berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam Persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia” (1Korintus 15:58). Kiranya Allah sang pengutus merahmati dan terus menguatkan iman agar sekalipun masa periodesasi telah selesai para pelayan tetap menjadi bagian yang mesti menopang gereja. Bagi Pelayan yang sudah menerima tanggung jawab pelayanan, kami memberi motivasi untuk melakukan tugas dengan setia dan takut akan Tuhan. Jadilah pelayan pemikir dan pemikir pelayanan agar gereja bertumbuh dan berfaedah.
9. Kepemimpinan di aras sinode merupakan tombak dari pelayan Gereja Protestan Maluku, karena itu kami mengajak segenap umat dan pelayan untuk turut menopang proses persiapan dan keberlangsungan Sidang Sinode Tahun 2025. Patutlah kita mendoakan dan menggumuli dengan sungguh agar Sidang Sinode Tahun 2025 berjalan dalam tuntunan kasih Allah sehingga dalam proses tersebut bisa terpilih pemimpin gereja yang setia dan taat untuk menjalani tugas panggilannya.
Pesan persidangan ini disampaikan kepada para pelayan dan segenap warga jemaat di Klasis GPM Pulau Pulau Aru, dalam semangat bertumbuh dan berbuah bagi kehidupan bersama dalam wilayah pelayanan Klasis Pulau-Pulau Aru.
“Aku (Paulus) Menanam, Apolos Menyiram, Tetapi Allah yang memberikan Pertumbuhan”
(1Korintus 3:6)

(Zussand5)












































































